The central thesis of the book is that under Suharto, history became a tool for state ideology rather than objective academic inquiry.
: Militer tidak hanya menggunakan buku teks, tetapi juga museum (diorama) , monumen , film (seperti G30S/PKI) , dan hari peringatan nasional untuk menanamkan ideologi mereka ke dalam memori kolektif rakyat. ketika sejarah berseragam pdf
Mengakhiri eksplorasi "Ketika Sejarah Berseragam", kita harus bertanya: Di era Merdeka Belajar, apakah seragam masih diperlukan? The central thesis of the book is that